Separuh jiwaku pergi

Terkadang melepaskan sesuatu itu sulit, terlebih lagi kalau itu yang biasa menemani keseharian kita…

Mungkin mengikhlaskannya pergi masih bisa, tapi menerima kenyataan bahwa bagian kenangan pun ikut direnggutnya itu yang mungkin membuat kita sulit melepaskannya…

Sudah hampir 2 minggu berlalu semenjak benda kesayangan mira itu hilang, mungkin lebih tepatnya mira tinggalkan. Berwarna biru yang cantik itu sekarang sudah tak ada lagi. Hikss sedih… T_T

Ah lebay ya… sedih sih memang, tapi ya mau bagaimana kumaha lagi. Kan salah sendiri juga.

Eh, mira belum cerita ya yang hilang itu apa? Yang hilang itu kamera kesayangan mira. Meski cuma poket, ia sudah menemani mira kemana – mana. Termasuk ke Aceh, jelajahan terjauh mira sampai dengan saat ini. Semoga masih bisa beli baru yang serupa atau lebih baik. Aamiin…….

Jadi begini cerita hilangnya itu. Tanggal 27-28 April lalu, mira join temen2 P24 untuk naik gunung Pangrango. Kemudian istirahat sejenak di pos Telaga Biru, foto – foto kami disana sambil menunggu teman lain yang masih dibelakang. Sempet agak nyombong tuh, namanya Telaga Biru, tapi airnya ga biru, itu kata-kata yang terucap tuh. Setelah itu, kembali siap angkut tas Keril dan tas pinggang, lupa ngalungin kamera itu ke leher. Pas di Jembatan mau foto – foto lagi, baru keinget kalau ketinggalan, dicari balik sama temen. Tapi ternyata sudah raib. Yah.. memang bukan rezekinya lagi sih. Cuma sayang memorinya belum sempat di backup. Kamera bisa dibeli ulang, momentnya itu yang sulit lagi didapat..

Nah, untuk mengenangnya, mira buat postingan ini… siapa tau ada yang mau beliin baru. Hehe…. mira terima dengan senang hati… :D

Me with My Blue

my canon 1 my canon 2

my canon

my canon 3

Sumber foto dari mbah Google

Bye bye my Blue…

Canon Ixus 230 HS

Foto Model Cilik

Akhirnya nulis lagi setelah sekian lama…

Karena ada integrasi baru diaplikasi kantor yang awalnya 3 aplikasi terpisah digabung jadi 1 aplikasi tentu saja butuh pembiasaan yang baru. Sebenarnya jauh lebih mudah malah prosesnya, hanya saja karena banyak data yang berbeda yang harus direkonkanlah, migrasi yang ternyata ga sama, juga berbagai hal lain yang akhirnya berimbas pada pekerjaan saya. Sebut saja helper. Hehe… Tukang bantu2 kasih informasi tentang A, B, C atau D yang memang diperlukan dan problem solving dari permasalahan user2 lain. Nah, karena itu ga bisa curi – curi waktu untuk yang lain. Paling intip – intip sedikit… Ah jadi curhat. Maaf ya… :D

Btw, sesuai judulnya nih, foto model cilik. Mira bawa oleh –  oleh pulang kampung pas tanggal 6-7 april lalu dari rumah. Wah, ternyata dah lama juga ya! 2 minggu lebih… #tepokjidat. Oleh – olehnya foto narsis ade mira. Ais, panggil saja begitu :)

Ceritanya, saya yang biasa bawa baju dagangan (jualan sedikit2 gitu :) ), pulang kampung kali itu, sesuai pesanan mamah juga, diminta untuk bawa baju muslim anak. Nyempet – nyempetinlah disela – sela istirahat kantor mira ngacir belanja. Berhasil deh bawa 5 gamis anak, baju Angry Bird, dan beberapa belanjaan lainnya. Nah, karena patokan belanjaannya Ais, ya ambil ukurannya dia semua dong, paling ditambah 1 atau dikurangi 1 sizenya.

Begitu sampai dirumah dibongkar2 tu belanjaan. Ais langsung milih. Maunya 2 baju. Ga bisa ditawar untuk ambil 1 aja. Ngambeknya sampe sore boo.. susah bet dah dibujuknya… Padahal pas cobain iya – iya aja. Tapi ternyata sampai mira balik ke Jakarta ngambek tuh sama mamah, maksa pengen 2. Hehe.. dasar!

Nah, pas sesi coba – coba baju itulah dia bernarsis ria. Mirip kakaknya banget deh narsisnya. Parahan mira sih. Hehe… Berikut ini sedikit bukti kenarsisannya :)

Jelajah Wonosari (part 3)

Cerita sebelumnya ada disini ya…

Pagi menjelang di Pantai Siung..

24 Maret 2012

Hari itu saya bangun kurang ngeh sekitar kalau ada pelangi. Melewatkan moment indah. Hiks…

Hujan, jadi sibuk berteduh diwarung – warung yang ada disana.

Setelah cuaca bersahabat, tidak menyia-nyiakan waktu untuk ambil foto disana-sini karena memang jadwal yang dipadat – padatkan. Jam 9 sudah harus meluncur ke destinasi berikutnya.

Berikut inilah sedikit foto – foto yang bisa saya share…  Foto lainnya berisi kenarsisan saya, yang saya khawatir jadi enek pengen muntah. Hehe…

Setelah selesai berfoto, mandi, dan sarapan, kami melanjutkan perjalanan kami ke tempat berikutnya yaitu Goa Pindul…

Kami sampai sana sekitar jam 10an. Berganti pakaian kemudian mengenakan pelampung yang sudah disediakan. Lalu berjalan menuju Goa….

Ga perlu panjang lebar untuk cerita, karena semua tergambar dari wajah ceria kami. Seru banget. Kami lompat dari tebing batu yang ada didalam dari mulai yang takut – takut, sampai yang paling berani sampai mengeluarkan jurus putar baliknya. Sayang, kamera saya bukan yang tahan air, jadi tidak bisa mengabadikan moment – moment tersebut.

Sekali lagi, meski belum puas, ya mau ga mau harus lanjut. Dan karena destinasi berikutnya masih berbau air, sebagian dari kami tidak berganti kostum. Basahlah mobil…

Yup, yang terakhir dipetualangan kami adalah Air Terjun Sri Gethik.

Cukup lumayan jarak dari parkiran ke air terjunnya. Harus melewati sawah – sawah atau dengan rakit. Lupa berapa uang masuknya. Tapi nyebrangnya itu perorangnya bayar 10rban. Tapi karena yang lain memutuskan untuk  berjalan ketimbang naik rakit, akhirnya ya ikut saja. Kan ga seru juga naik rakit sendirian. Hehe…

Nah ini dia foto – foto kami di Air Terjun ^_^

Jadi, perlu 3 part untuk menceritakan perjalanan saya dengan teman – teman di P24 ini ya..

Dan ini adalah perjalanan terlengkap yang pernah saya jalani. Ada gunungnya, ada pantainya, ada goanya, ada air terjunnya…

Meski sampai Jakarta lagi itu Senin siang dan kerjaan banyak yang tertinggal, tetep Seneng. Meski kapok kalau long weekend harus carter – carteran. :D

Ah, jadi kangen ngetrip……. Berasa gatel kaki belum naik gunung lagi. Semoga next trip bisa pergi – pergi lagi…

Seminar Akbar Pranikah Islami 2013

Poster Seminar Pranikah Akbar

Poster Seminar Akbar Pranikah

Untuk para laki-laki dan perempuan yang selalu haus akan ilmu, terutama yang belum nikah penting nih ikut seminar semacam ini. Kenapa? Karena rumah tangga itu ikatan yang suci yang harus juga suci di langkah pada saat memulainya.

Semoga Allah menggerakkan langkah-langkah kita senantiasa menuju kebaikan… ^_^

Ungakapan Sayang Papah

Dulu aku menganggapmu pemarah dan galak
Karena ku bukan penurut
Bahkan hingga saat ini
Untuk kondisi tertentu

Dulu aku menggapmu tak sayang
Karena membiarkanku pergi mendaftar sekolah sendiri
Seolah kau tak ada

Dulu aku memanggapmu kejam
Ketika kau mengurungku
Dan membiarkanku menangis seharian
Hingga akhirnya tertidur karena lelah

Dulu anggapan itu untukmu Pah..
Sebelum aku mengerti mengapa kau berbuat begitu
Sebelum aku sadar bahwa akulah yang salah
Sebelum aku tahu bahwa inilah caramu..

Caramu membuatku tahu jika ku ada
Caramu membuatku tahu bahwa kau peduli
Caramu membuatku tahu sejatinya kau sayang

Tentu saja takkan sama caramu mendidikku dulu dan kini
Karena bentukanmu sudah jadi
Meski mungkin tidak sepenuhnya berhasil
Ah, betapa ku menyesal untuk setiap kekecewaan yang pernah tertoreh dihatimu karenaku
Dan aku kecewa karena belum bisa membuatmu bahagia seperti kau selalu membuatku bahagia

Terima kasih Pah..
Terima kasih untuk semuanya..
Semoga suatu hari nanti aku bisa memberimu kebahagiaan itu, meski sedikit..

Jakarta, 24 Maret 2013
Haru karena cintamu Pah..

Posted from WordPress for BlackBerry.

Ada siapa di Surabaya?

Malam..

Besok mira ada kerjaan di Surabaya. Senin jam 1an Insya Allah sampai sana. Ada yang berdomisili disanakah yang bisa ajak mira jalan-jalan? *geer

Selasa paginya baru gawe soalnya..
Daripada bengong gitu. Atau ada tempat yang rekomended yang ga terlalu jauh dari bandara deh..

Terima kasih
*sekilas info

Posted from WordPress for BlackBerry.