Gagal Banyak

Pertengahan tahun lalu banyak promo tiket penerbangan yang menguras kantong saya.  Ada 3 planning trip pada saat itu. Pertama tiket ke Makassar bulan Agustus, ke Padang (bersyukur penerbangan dibatalkan oleh maskapai – persiapan menikah), dan ke Medan bulan Oktober.

Di bulan Oktober itu sudah terplanning untuk ke Pulau Banyak, Aceh. Sudah disiapkan pula itinerarynya oleh PJ trip, kang Dwie. Trip ini 4 hari setelah saya menikah. Jadi bisa dibilang trip honey moon juga :D. Sungguh sempat jadi dilema, apakah saya tetap berangkat atau cari destinasi lain untuk kami berdua karena awalnya misua saya tidak ikut dalam tim ini, alias tidak punya tiket. Alhamdulillah beberapa hari sebelum kami menikah, salah 1  teman trip, bang Sandy menyatakan batal berangkat karena sedang mempersiapkan pernikahannya juga. Jadilah suami saya yang ambil alih tiket dengan modal KTP pinjaman.

Baca lebih lanjut

Weekly Photo Challenge: Treasure

Tentang sesuatu hal yang berharga, saya rasa yang pertama adalah keluarga. Tapi kalau untuk barang, menurut saya ya cincin nikah ini. Cincin ini mahar nikah saya beberapa bulan yang lalu. Karena berharganya saya ga berani pakai. Takut hilang. Hehe… Kenapa? karena saya orangnya teledor, ceroboh, serampangan, apalah yang sejenisnya… Dan berbekal izin dari suami, akhirnya cincin itu jadi simpanan saja. Siapa tau bisa beranak pinak bertambah banyak =))

Baca lebih lanjut

Taman Wisata Mekarsari

mekarsari

Taman Wisata Mekarsari mungkin salah satu alternatif pilihan untuk mengisi liburan weekend bersama keluarga terutama untuk warga Jakarta seperti saya. Sulit di Jakarta untuk menemukan tempat yang sejuk dan rindang. Maka bergeser sedikit ke Cileungsi, Bogor bisa jadi perjalanan yang menyenangkan. Meski ini bukan taman umum namun biaya masuknya relatif murah untuk suasana yang jarang kita dapatkan. Tapi harus rela membayar lebih kalau memang mau menikmati lebih pula. Kenapa? Karena ada begitu banyak paket wisata yang ditawarkan. Pada rihlah tahun lalu, tiket masuk yang dikeluarkan adalah Rp. 15.000,-/orang. Setelah itu bisa berkeliling tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan lain. Tapi saya dan teman-teman memilih paket Country Tour dengan harga Rp. 50.000,- pada saat itu. Paket ini terdiri dari berkuda, bersepeda/tuk tuk, melukis caping, dan buah ½ kg. Sebaiknya pergi dari pagi biar bisa puas berkeliling taman dan melihat pohon – pohon buahnya…

Cerita ini diikutsertakan pada Turnamen Foto Perjalanan Ronde 36: TAMAN.

Letusan G Kelud 2014

Originally posted on Dongeng Geologi:

Foto dari Alutfhi (mankan ketua IAGI) letusan2014 Gunung Kelud Meletus tentunya mengagetkan. Ya karena tahun 2007 lalu Gunung ini pernah dinyatakan AWAS sampai mengkhawatirkan namun ternyata letusannya tidak seperti letusan sebelumnya.  Perubahan-perubahan perilaku gunung ini memang harus diketahui oleh para ahli. Terutama untuk memperkirakan seperti apa letusan yang bakal terjadi supaya diantisipasi dampak dan bagaimana menghindarinya.

:( “Wah berarti ini juga seperti Gunung Merapi Ya ?”
:-) “Ya, tahun 2010 kemarin Gunung Merapi meletus dan arah luncuran awan panasnya berbeda dengan letusan sebelumnya. bahkan meluncur sampai sejauh 17 Km dan arahnya ke selatan. Jadi pengetahuan sejarah gunungapi itu penting, Thole”

View original 465 more words

Gerakan Pertama

Beberapa hari yang lalu, saya chatting via BBM sama mba Lulu yang di Aceh mengenai kondisi kandungan kami masing-masing. Usia kandungan kami hanya selisih beberapa hari saja. Beliau cerita bahwa dedenya sudah sering gerak – gerak. Lalu saya ingat – ingat, apakah rasa cenat cenut diperut saya itu gerakan dede ya? Kalo kata mba Lulu sih bukan cenat cenut, dan memang saya pun ragu akan hal itu. Masa gerakan bayi seperti cubit – cubit begitu, padahalkan usia kandungannya baru masuk trisemester kedua, masa udah bisa nyubit aja. Hehe…

Baca lebih lanjut

Weekly Photo Challenge: Selfie

Selfie

Akhirnya setelah sekian lama, saya bisa narsis lagi. Ini adalah foto saya ketika pulang kampung dengan menggunakan motor. Pertama kalinya via jalur Sukabumi karena ajakan teman. Foto lumayan jadul sih, soalnya masih difoto sama kamera biru kesayangan saya yang hilang tahun lalu. Ah, jadi kangen lagi sama kamera itu…

Lokasi foto ditanjakan dari arah Pelabuhan Ratu. Sebelum tanjakan Habibie kalau ga salah. Kurang tau persis namanya. Istirahat sambil menikmati pemandangan laut yang luar biasa.. Tapi ga lama, karena bagaimanapun rasanya ingin cepat sampai. Udah panas pant*t gara – gara kelamaan duduk. Belum lagi mata ngantuk beberapa kali…

Ah, punya rumah ko jauh banget dari Ibu kota ya… :D

Tema minggu ini selfie, yang lainnya ada disini.