Promosi

Bismillah…

Saat ini, di zaman yang serba online, promosi adalah hal yang paling penting. Dulu bahkan waktu ikut kelas belajar meningkatkan omset penjualan tugas utamanya adalah posting, promosi.

Gimana orang mau kenal kita kalau kitanya ga ngebranding diri terhadap apa yang sedang kita kenalkan. Produk yang kita jual. Benar kan?

Jadi inget di get contact nomor khusus jualan itu sebagian besar Rindu Shop/Mira Agen/  😁.

Jadi intinya, kita mesti sering-sering promosi agar mau dikenal seperti apa diri kita.

Sayangnya, paham teorinya, sulit prakteknya. Karena konsisten itu memang sulit. Mau rajin nulis aja ke skip terus akhirnya ga jadi-jadi. Gimana mau posting ya? Gimana mau promosi? Hiks..

Buat teman-teman media promosi paling oke yang mana?

Kalau saya sendiri ya saat ini yang dijalani masih sebatas WA dan Shopee (@rindushop.id). IG (@rindu_shopgram) terbengkalai berbulan-bulan ga posting. FB (Rindu Shop) cuma dipakai nengok beranda atau reel yang tak kunjung ada habisnya. Padahal kalau promosi baik yang langsung ataupun tersirat bisa jadi closing kan ya?

Kemampuan promosi sepertinya sejalan dengan kemampuan menulis, makin jago nulis, makin mudah promosi. Dan tentu saja untuk jago itu tadi, harus sering-sering di asah. Sering-sering dilatih.

Yang ga terbiasa nulis seperti saya, berasa sekali mancing ide itu sulit. Tulisan rasanya garing, kurang mengena. Terlalu hard selling dan lain sebagainya. Belum lagi pengaturan waktunya, padahal yang dibutuhkan bukan panjangnya tulisan, tapi seberapa sering kita posting, karena kita ga tahu postingan mana yang mampir ke beranda teman kita, makanya minimal sehari 5 kali di waktu-waktu yang orang-orang paling sering online.

Tapi alhamdulillah, Rindu shop dibantu sama tim yang cukup kompak. Mengingat masa-masa diluar masa ramai (baca: lebaran) memang penjualan cenderung turun.

Menurut teman-teman promosi apa yang paling heboh saat ini?

Promo bebas ongkir di tanggal cantik. Hehe… Padahal ongkir bisa jadi ga seberapa, tapi karena barang yang di beli banyak, jadilah berasa juga loh pengaruhnya terhadap penjualan. Belum lagi di tanggal cantik juga sering banyak diskonan. Wah.. makin kalap. Hahaha…

Alhamdulillah di 9.9 kemarin juga Rindu shop juga ga ketinggalan kasih diskon.

Yuk, selalu semangat untuk terus promosi (nyemangatin diri sendiri)! Semoga Allah mudahkan ikhtiar kita ya. Dilancarkan semuanya. Aamiin…

Iklan

Syukur

Bismillahirrahmanirrahim…

Bahas cerita tentang syukur, masyaAllah bingung karena banyak sekali hal yang bisa kita syukuri. Tapi bagi saya, beberapa aktivitas 3 Minggu kebelakang adalah hal yang harus lebih saya syukuri.

Jadi di kantor saya dapat tugas untuk implementasi dan sosialisasi aplikasi baru ke beberapa wilayah yang ada di Indonesia.

Projek ini karena dikerjakan banyak orang, saya kebagian implementasi untuk Makassar, Ambon dan Banjarmasin. MasyaAllah pengalaman luar biasa.

Makassar ini pernah saya kunjungi sebelumnya sepuluh tahun yang lalu saat masih single. Dulu tiket pesawat sering promo, kalau ga salah ingat 350.000 itu sudah bisa PP. Sekarang tiketnya sudah diatas 1 juta. Luar biasa.

Kalau dulu karena memang backpakeran, banyak tempat wisata yang kami (saya dan teman-teman backpacker) kunjungi. Bahkan sampai ke Tana Toraja. 4 hari 3 malam kalau tidak salah. Ada lebih dari 5 destinasi yang kami datangi. Sedangkan yang kemarin, karena tugas negara saya dan rekan-rekan kerja hanya sempat ke pantai Losari dan melihat mesjid 99 kubah yang masih dalam proses pembangunan. Hal yang paling menyenangkan adalah bagian kulinernya. Hehe.. akhirnya kesampaian cobain sop saudara, pallu basa, pisang epe, dan lainnya.

Ambon. Kotanya sangat sepi di Minggu pagi kami sampai disana. Warga lokalnya (baca: driver taksi bandara) tidak terlalu tau tempat wisata yang menarik. Alih-alih menawarkan mengantarkan ke tempat wisata, ditanyapun bingung, jawabannya sepi, orang-orang sedang Ibadah.

Ambon kotanya kecil tapi berbukit-bukit jadi rumah-rumah seperti berundak-undak. Disana saya sempat cobain rujak khas pantai dan papedanya.

Di hari terakhir kegiatan, karena selesai masih sore, kami bisa ke pantai. Pantai cantik berpasir putih yang halus. Namanya pantai Natsepa. Langit sorenya cantik meski sedikit mendung. Tak lama disana banyak anak-anak yang bermain bola, bahkan meski hujan mereka tetap seru-seruan bermain.

Lalu kota terakhir projek adalah Kalimantan Selatan, di Banjar Baru. Dari awal projek tahu kalau akan ada kegiatan implementasi di pulau Kalimantan, sayapun mengajukan diri. Ada rasa pulang kampung meski sebenarnya hanya numpang lahir dan jauh dari Banjar.

Kuliner khasnya belum kesampaian, ga ke tempat wisata juga karena disini lebih banyak taman dan sungai, juga karena kegiatan lumayan padat.

Alhamdulillah karena Allah beri kesempatan menapaki beberapa tempat baru yang seru, pengalaman berharga, juga teman-teman baru yang asik. Alhamdulillah!!