Kalut

hati ini lelah
jiwa ini gundah
raga ini melemah
jasad ini tak lagi gagah


kenangan ini beku
terputus di jalan buntu
mengikis cerita menjadi deru
menghapus gelora menjadi debu


huft.. lagi2 terkesan seperti keluhan
tapi memang
lalu kenapa?
tak bolehkah ku mengeluh?


sungguh ku tau tak harus
tapi kini berbeda
dan ku tak kuasa
jika mampu sudah kutepis jauh sejak dulu


lalu kenapa hingga saat ini masih bertahan?
karena duka ini bahagianya
luka ini cerianya
kesenduan ini adalah gembiranya


sulit ya menjadi sahabat baik itu
jujur salah, apalagi berbohong
lalu sebaiknya bagaimana?
membenarkan ketika salah?
atau mendukung kala kita tak setuju?


huft… lagi2 memang keluhan
tapi mau apa dikata
kenyataannya memang begitu
sedih sebenarnya terus berpura2 seperti ini..
tapi sungguh, rindu itu menyesakkan
rindu semua yang telah jadi beku, buntu, sekedar deru lalu, kemudian hilang bagai debu


huft.. bosan sebenarnya mengeluh
tapi sebaiknya apa?
terus tersenyum?
terus mengangguk?
terus membela?
tapi bagaimana kalau apa yg kita senyumi, anggukkan,
apa yg kita bela itu ternyata tak sepaham dengan kita??


ah…rindu!!!
dan itu menyesakkan…
rindu semua, saat bersama
saat setia
dan entahlah itu sekarang
karena dunia tak lagi sama
karena pilihan pun tak lagi seirama…

Sensi lagi sensi..

hrhrhrhr…

pengen curhat, kangen…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s