………. (D)

Sungguh, ku telah lama mengenalmu,

hingga ku tak tau bagaimana ungkapkan rasa tak inginku

Mungkin memang penilaianku

tak kan sebaik kau menilai dirimu

Tapi yang ku kenal,

kau bukanlah sosok itu

 

Aku tak ingin menyakitimu

Hanya ingin menyakinkan hatiku,

bahwa masih mungkin memiliki ia untuk hari tuaku

Sosok yang tak pernah berani kubawa dalam tidurku

Bahkan ku coba tuk ingini dalam khayalku

Namun selalu kupinta dalam setiap doa-doaku

 

Kalimat keramat itu,

Ingin ku dengar hanya sekali dari sosok itu

Oleh orang yang disiapkan untukku sebagai takdir jodohku

Dan ku berdoa bahwa sosok itu adalah penerang untuk hidup matiku

Untuk dunia akhiratku,

Yang dengan yakin hati ini bahwa itu bukan dirimu

 

 

Wahai bagian hatiku yang sempat kau rebut

Ku katakan, bahwa sungguh

ku tak ingin menyelimutimu dengan wajah sedihmu

Hanya pilihan inilah yang dapat kuberi untukmu

Dan ku hanya bisa berharap inilah yang benar itu

Terbaik untukku,

Terbaik untukmu

 

 

Dari itu, ringankan langkahmu untuk lepaskan tanganku,

dan tinggalkan pula aku yang sempat tinggali hatimu

Telah kurasa cukup bagiku menyakitimu

Meski ku tau bukan sepenuhnya salahanku

 

Jadi biarkan ku lalu

tuk dapatkan bahagiaku

Jua tuk berikan kesempatan untukmu

terima bahagiamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s