luka

tentang kesalahan yang tak kupahami
entah tutur, entah laku
yang ku tau sebisa mungkin ku coba benar
memaksa senyum meski sakit
menahan tangis meski air mata tlah ada dipelupuknya

tak tergambarkan rasanya
ditinggal tanpa penjelasan
seolah ku cacat yang iringi langkah kakinya
mengemis kehadirannya
seakan tak sanggup hidup tanpanya

tapi sahabat itu ada tidak hanya ada kala senang bukan?
lalu kenapa ketika ku jatuh, ku ditinggal?
ketika ku salah ku diabaikan?

hmm.. tapi sepertinya dunia yang menyeleksi keadaan kita
dan kalau ini pilihan
silahkan, ku takan cegah kau tuk jauh
karena bagaimanapun ku paksa
akan tak baik pada akhirnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s