[FF Ninelights] Do’a Ratih

Ratih membenci lagu itu, karena membuat hatinya teriris-iris setiap kali mendengarnya. Bahkan tak jarang air matanya juga ikut menetes pada saat lagu dangdut yang sebenarnnya bagus itu mengalun ditelevisi, kendaraan umum, pasar, dimana-mana.

Ardan, suami Ratih. Sudah berulang kali mengatakan bahwa ia tetap mencintai Ratih apa adanya, meski kondisinya seperti saat ini. Ia tetap mencintai Ratih seperti saat awal mereka menikah. Tapi Ratih tetap merasa tidak bisa memberikan kebahagiaan yang diingikan suaminya.

Ratih bukan tidak bersyukur atas kehidupan yang mereka miliki saat ini, ia bahagia memiliki suami yang pengertian, lingkungan yang nyaman, teman dan tetangga yang baik. Hanya saja lagu dangdut yang dipopulerkan oleh H. Rhoma Irama itu menyakitinya.

Semakin lama, Ratih menyadari bahwa kekesalannya itu tidak menyelesaikan masalah. Tidak seharusnya ia seperti itu. Akhirnya yang ia lakukan adalah bersyukur apa yang ia miliki dan capai hingga saat ini. Mohon ampun atas salah yang lalu, mohon pengabulan atas do’a dan harap, karena tidak ada yang mustahil bagi Allah.

5 bulan berlalu, setelah 10 tahun pernikahan mereka. Allah mengabulkan do’a Ratih. Ia hamil. Dan lagu Mandul itu, sudah tidak lagi menjadi lagu yang dibencinya. Melainkan lagu yang selalu menemaninya sehari-hari.

Sepuluh tahun sudah kita berumah tangga
Tapi belum juga mendapatkan putra

Jangan kau sedih jangan berduka
Mohon pada-Nya dalam berdoa

Sebagai seorang isteri ‘ku merasa sedih
‘Ku takut dirimu kecewa padaku

* Cintaku padamu tak akan pudar
Walau seumur hidupmu dalam kemandulan (*2x)


Kurasa tiada sempurna kebahagiaan kita
Tanpa adanya seorang putra belahan jiwa?

—————— ooOoOoo ————————–

Lirik Lagu Mandul : H. Rhoma Irama & Elvi Sukaesih

Jumlah Kata: 248


Ikut berpartisipasi pada Lomba FF Ninelights di

http://9lightsproduction.multiply.com/journal/item/26/Lomba_FF_Ninelights

7 pemikiran pada “[FF Ninelights] Do’a Ratih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s