Pendakian Semeru (6-10 Juni 2013) part 3

Part 1nya disini dan part 2nya ada disini ya…

Nah, setelah puas menikmati dan foto-foto di Mahameru, kamipun turun. Sekitar jam 9an. Selain karena lapar juga karena adanya larangan berada dipuncak lebih dari jam 10 karena berpotensi membahayakan yang diakibatkan oleh wudus disekitar Mahameru.

Turunan lebih ringan tapi tidak mudah.  Turun melalui jalur pasir menyenangkan tapi sekaligus berbahaya kalau tidak hati-hati. Terlebih lagi saya yang pakai rok. Seluncuran dipasir salah-salah bisa mendorong batu yang cukup besar yang bisa membahayakan pendaki yang sedang istirahat, belum lagi kalau sampai tidak sadar menuju ke area Blank Semeru yang mematikan.

Oya, saya lupa cerita kalau pas dipuncak ketemu sama mba-mba yang punya trekking pole yang saya pakai nyamperin kita terus nanyain lagi trekking pole miliknya itu dan dengan berat hati saya tunjukan kondisinya yang mengenaskan T_T, cuma bisa bilang: “maaf ya mba, tadi sambungannya copot, terus saya coba sambung lagi ga bisa, udah minta bantuan orang lain juga, tapi tetep ga bisa. Eh, terus malah jatuh bagian bawahnya”, kurang lebih seperti itu. Dan sayapun menawarkan untuk menggantinya, tapi beliau mengikhlaskan. Alhamdulillah. Terima kasih ya mba… Dan bagian atasnya yang rencana mau dibawa pulang buat kenang-kenangan eh malah jatuh entah dimana… #selingan.

Baiklah melanjutkan yang sebelumnya. Ga lama untuk tiba di Arcopodo, ga sampai setengah jam. Naiknya butuh 5 jam lebih, turunnya ga sampai separuhnya. Hehe… trek pasirnya memang LUAR BIASA!!!

IMG_6706

Karena stamina sudah oke, saya dan mba Ade lumayan ngebut waktu turun dari Arcopodo menuju Kalimati. Pengen cepet-cepet makan yang sudah dijanjikan oleh porter mba Ade. Sayang seribu sayang tiba disana belum tersedia apapun. Sakitnya tuh disini… #nepuk-nepuk dengkul. Akhirnya dengan masih kesal, lelah dan lapar kami mulai masak. Saya lupa sampai jam berapa disana, jam 11an kalau nda salah. Masak-masak sampai jam 2an, makan, lalu istirahat sebentar… Jam 4an setelah solat Ashar kami bongkar tenda. Hujan mulai turun lagi, jadi kami langsung bersiap dengan jas hujan masing-masing. Dan sepanjang jalan menuju Ranu Kumbolo itu kami diguyur hujan. Dan lagi-lagi kami terpisah-pisah, dan saya tetap pada formasi sebelumnya😀.

Porter kami yang sudah jalan duluan untuk mendirikan tenda duluan tidak berhasil kami temui. Padahal sudah janjian lokasinya. Sampai akhirnya kami berteduh dibangunan pos mungkin yang dipakai oleh para porter beristirahat. Sampai akhirnya kami mendengar panggilan dari teman-teman yang lain.

Nah, karena tenda yang berdiri baru 1 yang dibawa porter, maka para lelaki langsung bergotong royong memasang tenda sambil hujan-hujanan. Sedangkan kami yang perempuan memilih tempat teduh untuk menunggu. Dan saya numpang ditenda sebelah, lumayan dapat teh manis panas. hehe… ternyata mereka dari trip gabungan yang pesertanya puluhan.

Tendapun bediri. Lalu kami bergegas masuk untuk berbenah diri dan ganti baju… mencoba tidur karena hujan tak kunjung henti…

***

Jam 4 pagi kalau tidak salah, body guard saya pamit pulang karena entah tiket pesawat atau kereta mereka yang lebih awal dari  jadwal kami. Dan saya kehilangan partner jalan saya. hiks… Karena hawa dingin kami melanjutkan tiduran ditenda, menunggu mentari yang ditunggu sampai siang ternyata tetap enggan keluar dari peraduannya…

Rutinitas pagi, bersih-bersih alat masak, masak-masak, makan.. disini saya nda kebagian supnya mak Geb karena entah sibuk apa… Kami juga mempersiapkan makanan buat bekal dijalan, menghabiskan bahan mentah yang belum dimasak…

Jam 10 pagi kami mulai jalan kembali ke Ranu Pane dengan ditemani hujan rintik-rintik… jalur tanah becek dan licin jadi kami harus berhati-hati… tidak jauh dari pos 3 kami beristirahat, membuka makanan yang sudah kami buat sebelumnya, martabak mie.. Ah.. nikmatnya makanan itu disaat yang tepat. hehehe… Lalu sebelum pos 2, mba Erni tidak sanggup mengikuti irama jalan kami dan memilih jalan belakangan ditemani kang Jati dan mas Jhony. Dan sayapun ikut memisahkan diri dari rombongan karena ingin segera tiba di Ranu Pane. Tapi ternyata karena licin dan becek itu saya baru tiba disana jam 6an… lumayan bisa istirahat lebih cepat dan makan minum diwarung yang ada disana sambil menunggu teman-teman yang lain… Dari sini kami langsung kembali ke kota dan menginap dirumah porter kami (lupa daerah mananya). Dan malam itupun ditutup dengan badan yang luar biasa lelah…

Dari Albumnya mba Gita

Tamat.

5 pemikiran pada “Pendakian Semeru (6-10 Juni 2013) part 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s