Belajar Bercocok Tanam

Sebenarnya sudah agak lama saya ingin berkebun. Inginnya sih punya vertical garden seperti display yang ada ditempat jualan tanaman deket rumah. Cantik dan apa ya.. keren… Tapi ternyata modal yang harus dikeluarkan cukup lumayan, karena perlu kerangka, media, dan saluran air untuk penyiram otomatis, dan lain – lain yang disampaikan oleh penjaga kebun tanaman dekat rumah, yang tidak lain adalah ketua RT ditempat tinggal saya😀. Menurut beliau minimal 2 juta untuk pembuatan vertical garden tersebut. Karena bahan pokok sedang pada naik, sayang aja uang segitu hanya untuk kerangka belum termasuk tanaman dan perawatannya nanti. hehe… Maka diputuskanlah untuk beli tanaman kecil – kecil dan murah meriah aja. Selain itu, karena memang tanahnya sempit. Tapi bagaimanapun juga saya ingin ada yang menyegarkan padangan mata..🙂

Lahan sisa yang sempit
Lahan sisa yang sempit

Lalu saya membaca tulisan mba Lies tentang LOMBOK SAMA BERAS PENTING MANA ?. Sebelumnya memang sempat terpikir untuk nanem – nanem seperti itu. Hanya belum tahu harus mulai dari mana. Belum lagi weekend tidak selalu ada dirumah. Nah, dari baca tulisan beliau, akhirnya saya kuatkan niat, bulatkan tekad untuk memulai. Hehe…

Akhirnya langkah pertama yang saya lakukan ada browsing. Beli bibit!!! Eh, ternyata ada yang jual sedikit – sedikit buat yang memang baru mau mulai menanam ataupun mungkin yang punya lahan sempit seperti saya. Awalnya nemunya di kask*s, eh ternyata ada webnya lengkap pula dengan tulisan cara menanam dan waktu panennya. Harganya 1000an lho!!! Akhirnya saya pesan sebanyak 17 jenis bibit sayuran!! Hahaha… ko banyak? Biar kalau gagal yang 1, masih ada jenis lain yang mungkin bisa bertahan hidup. Xixixi….

Bibit yang dibeli :)
Bibit yang dibeli🙂

Persiapan lainnya beli 4 pot panjang, 4 pot kecil, sama 1 karung media tanah yang sudah plus-plus. Total semua modal 100rb termasuk bibit dan ongkirnya. Lumayanlah daripada 2 juta ya…😀

Lalu sabtu minggu kemarin saya mulai ngoprek – ngoprek tanah dikebun belakang (baca: punya orang). Mulai melakukan penyemaian. Untuk penyemaian bibit – bibit yang kecil – kecil, saya menggunakan nampan dirumah. Terpaksa saya korbankan 1 kemudian saya lubangi bawahnya karena menurut yang saya baca, tempat penyemaian ga perlu besar, besar, cukup tingginya 5-10 cm, dan terpikirlah nampan merah yang sudah ada dirumah. Hehe…

Karena selama ngoprek saya ga sempat foto saking rempongnya megang tanah dan lain – lain, maka ini dia hasil foto bibit – bibit sayuran setelah 4 hari (dari minggu – rabu pagi tadi). Mulai tumbuh… Ah, SENANGNYA!!!!

16 pemikiran pada “Belajar Bercocok Tanam

    1. Terima kasih Pak Iwan..
      Iya, karena halamannya kecil jadi tadinya ingin terlihat lebih hijau dengan vertical garden. Eh, ternyata mahal😀

      Sekarang sedang semangat-semangatnya🙂

    1. iyaaa… mahal banget…
      Akhirnya rencananya diganti rak sepatu gantung yang diisi tanaman. cuma belum realisasi bikin sendiri rak sepatu gantungnya. belum sempet. hehe

      boleh dicicipin ko ncus :p

  1. Yeayyyyy…akhirnya……selamat bercocok tanam Makmud ( Emak Muda )…pasti seneng deh….melihat tanaman tumbuh dan menghijau suatu kebahagiaan tersendiri lho….bener ! Buktikan nanti yaa…

    1. mau beli apanya utie?? bibitnya? Klik aja web yang ada disitu. Ada cara pesen bibitnya. Murah meriah, makanya kuambil banyak. Tapi ya ada yang isinya sedikit juga, maklum 1000an. Hehehe….

      1. Potnya aku beli deket rumah say… Ditoko alat rumah tangga yang gede biasanya ada. Tapi beda – beda harganya. Didepan pasar Depok Jaya aja yang khusus jualan pot harganya 20rb 1 (padahal udah nawar keras. hehehe) ini mira dapat 25rb 2.😀 apa mau tak beliin dulu?

    1. Okok say.. Sami-sami..

      Bunganya beli di Ragunan. Tapi lama-lama kering tuh, bunga – bunganya mati. Ga bisa nanemnya kali ya.. Beli bunga ga awet euy. Hehe…
      Kalau pohon – pohon yang lain beli juga, yang nanem sendiri ya itu sayuran.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s