Pagi yang Tidak Menyenangkan

Lagi jadi anak Abi
Lagi jadi anak Abi

Saya selalu bermasalah dipagi hari. Mungkin karena belum dapat ritme yang sesuai. Merasa keteteran terus dan diburu-buru waktu. Alhasil, hampir setiap hari terlambat datang ke kantor.

Sebagai ibu baru, ibu muda #halah. 1 bulan pertama kembali kerja itu berasa beratnya, bahkan sampai hari ini yang sudah mau 2 bulan. Berat ninggalin anak, berat nginget-nginget lagi kerjaan, berat juga penyesuaian badan diperjalanan. Hehe…

Nah, kenapa tiap pagi sering berasa tidak menyenangkan? Sebenarnya maksud saya jadi ga enak hati, bad feelling. Salah satunya mungkin karena iri sama suami yang pas banget PNS yang dikepalai Bu Susi (yang fenomenal dan kontroversial) itu… Kenapa? karena rencana awal yang akan 1 kendaraan (baca: motor) barengan ke kantor jadi terpaksa sendiri-sendiri karena jam berangkat – pulang kami jadi cukup beda. Padahal niat awalnya biar saya ga terlalu capek motoran sendiri kekantor (Depok – Jakarta). Saya masuk jam 8 pulang jam 17, sedangkan masnya masuk jam 7 pulang jam 15. Ya sayang aja, kalau saya jadi harus ikut-ikutan berangkat lebih pagi dan masnya pulang jadi lebih sore (Note: kantor saya lebih jauh dari kantor suami). Maka akhirnya diputuskanlah berangkat masing-masing dengan kendaraan masing-masing. Itu aja bikin kesel? Ya engga juga, soalnya itu bukan lagi pilihan, jadi memang sudah harus dijalanin seperti itu ya diikuti. Yang suka bikin gemes itu misua, suka ikut-ikutan berangkat telat juga. Katanya sih masih kangen dede anak (panggilan kesayangan untuk Khayla), padahalkan beliau bisa pulang lebih cepat dan bisa lebih lama main sama dede ketimbang saya yang sampai rumah paling cepat jam setengah 7. Belum lagi kalau pas pulang ternyata dede sudah tidur. Haduuuuuuhhh.. sakitnya tuh disini!!! (Nunjuk hati sampe dalem). Apa ya namanya, sedih, iri, cemburu… Dan seringnya lagi kalau pas dirumah, dede tetap didominasi sama misua. Hiks… Berasa jadi emak-emak gagal dan ga bisa apa-apa…

Khayla 3 bulan :)
Khayla 3 bulan🙂

Sebenarnya saya terbantukan dengan kasih sayang suami ke anak yang melimpah ruah, malam saat harus menyusuipun saya sering ditemani, seringnya malah saya tinggal tidur kalau masnya ada dan dede ngajak main dulu. Pikir saya, kalau sudah ada yang nemenin atau jagain ya ga usahlah berdua-duaan. Gantian aja, biar sama-sama ga terlalu capek. Dapat cukup istirahat. Tapi yah, semoga saja ini aja perasaan sesaat saja. Besok – besok ga berasa begini terus, secara busui (baca: ibu menyusui) ga boleh stress, harus relax dan happy terus…

Kemarin sempat baca quote yang nyenangin dan nenangin banget tentang sulitnya menjadi seorang ibu: “Akan ada waktu dimana kamu merasa gagal melakukan segala hal. Namun percayalah, kamu sudah punya semua yang kamu perlukan untuk bertahan.”

Semoga menjalani pekerjaan ini tidak menjadikan saya melalaikan tugas sejati seorang ibu.. Semoga saya bisa mendidik Khayla menjadi anak yang sholehah penghafal Qur’an yang selalu bisa jadi penyejuk hati ummi dan abinya. Aamiin…

NB: Tolong jangan tanyakan kenapa saya masih bekerja dan tidak dirumah saja mengurus Khayla😀

16 pemikiran pada “Pagi yang Tidak Menyenangkan

  1. Harus diakui, memang berat. Tapi bukan tak mungkin dijalani. Ada beberapa alternatif namun tampaknya tidak mudah : sewa apartemen atau kos dekat kantor. Bisa juga anak dibawa untuk ditaruh di daycare kantor (kalau ada). Namun kalau bisa bersyukur dalam menjalani tugas sekarang, mengapa tidak? Bersyukur karena selama ditinggal ngantor si kecil diasuh oleh orang yang terpercaya. Btw, saat hamil anak ke 5 saya pun keluar dari PNS😀

    1. Terima kasih bu sarannya.
      Maunya bawa ke kantor, tapi saat ini kendaraan cuma punya motor, kasihan dijalan kalau dibawa naik motor jauh-jauh di waktu-waktu yang macet-macetnya.
      Mudah-mudahan ga harus berlama-lama kerja😀

  2. Cemungguuuudd…ini adalah dinamika ibu muda, aku dulu juga gituuu,,,seiring waktu bisa kok kikta menyesuaikan ritme …dan jangan pernah merasa bersalah meninggalkan si kecil dan tetap bekerja…so enjoy it ?🙂

    1. Terima kasih mba Lies….
      ini berusaha menikmati kerjaan kantor juga walaupun tetap beda rasanya. hehe.. berasa lama banget nungguin jam pulang dan weekend menjadi terlalu sebentar..
      Semoga dede bisa mengerti…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s